..
Tim Gabungan Polda Bali - Polres Banyuwangi Tangkap Pelaku Kerusuhan di Jalan Teuku Umar
Tim gabungan Resmob Polres Banyuwangi bersama aparat Polresta Denpasar dan Polda Bali menangkap Jafar Tri Admaja (40), yang diduga pelaku pembunuhan di jalan teukumar/din

Tim Gabungan Polda Bali - Polres Banyuwangi Tangkap Pelaku Kerusuhan di Jalan Teuku Umar

Suksesinews.com, Banyuwangi - Tim gabungan Resmob Polres Banyuwangi bersama aparat Polresta Denpasar dan Polda Bali menangkap Jafar Tri Admaja (40). Lelaki kelahiran Dusun Ngadirejo, Desa Bulurejo, Kecamatan Purwoharjo ini ditangkap aparat gabungan karena diduga terkait kasus pembunuhan di Jalan Teuku Umar Denpasar, Bali, pasca kerusuhan di LP Kerobokan pertengahan Desember 2015.

 
Jafar ditangkap petugas gabungan pada Jumat (25/12/2015) sore di kediamannya. Proses penangkapan yang melibatkan 4 aparat dari Polresta Denpasar dan Polda Bali ini juga melibatkan Kasatreskrim Polres Banyuwangi AKP Stevie Arnold Rampengan. Sebagai pemangku wilayah, AKP Stevie dibantu anggota Resmob Polres Banyuwangi membantu aparat dari Bali untuk melakukan penangkapan.
 
Sejauh mana keterlibatan Jafar dalam kasus kerusuhan di Jalan Teuku Umar Denpasar, Bali yang mengakibatkan dua korban tewas tidak banyak diungkap aparat gabungan kepada wartawan yang menyanggong di Mapolres Banyuwangi. Kabar yang berkembang pelaku pulang ke Purwoharjo pasca kerusuhan yang menjadi isu nasional itu.
 
Jumat petang Jafar langsung dilayar ke Bali untuk dilakukan pendalaman atas kasus yang disangkakan terhadapnya. Selain tersangkut kasus dugaan pembunuhan di Bali, pelaku juga terkait aksi penganiayaan di depan Dealer Honda SJMS Purwoharjo.
 
Menurut AKP Stevie, kasus itu terjadi pada 1 Maret 2015 lalu. Aksi main tangan yang dilakukan Jafar menimpa Didik, asal Dusun Curah Pecak, Desa/Kecamatan Purwoharjo. Peristiwa ini berlangsung sekitar pukul 23.30 WIB, saat korban sedang nongkrong di warung kopi depan Dealer SJMS.
 
“Pelaku tanya sesuatu kepada korban tapi dijawab tidak tahu. Tiba-tiba dia memukul menggunakan sapu dan helm sehingga mengalami sejumlah luka memar di jari kelingking serta kepala belakang,” paparnya.
 
Kasus ini kemudian dilaporkan korban ke Mapolsek Purwoharjo. Usai menerima laporan petugas berupaya melakukan penangkapan terhadap Jafar. Tapi pelaku keburu kabur ke Bali untuk menghindari polisi.
 
Ternyata setelah 9 bulan melarikan diri ke Pulau Dewata, pria berperut buncit ini kembali tersangkut kasus yang sama hingga mengakibatkan korbannya meninggal dunia. Kasus itu kini tengah didalami aparat berwenang di Bali. Din/suksesinews

Sebelumnya Banyutowo Ada Tengkorak Pengunjung Pantai PM Membludak
Selanjutnya Polisi Tetapkan 14 Tersangka Pembunuhan Ormas di Teuku Umar